9 Biaya Tinggal di Apartemen Beserta Pengeluaran Bulanannya

kamar apartemen

Apartemen Menjadi Salah Satu Tempat Hunian Yang Cukup Praktis Saat Ini. Namun, Sebelum Menempatinya Kamu Harus Tahu Daftar Biaya Tinggal di Apartemen Beserta Pengeluaran Bulanannya.

Sebagian orang memilih apartemen sebagai tempat tinggal, karena cukup nyaman dan praktis. Selain itu, kelengkapan fasilitas dan lokasi strategis jadi daya tarik utama bagi calon penghuninya.

Akan tetapi, tidak sedikit orang yang mengabaikan biaya pengeluaran setelahnya. Perlu diketahui bahwa biaya tinggal di apartemen tidak hanya mengenai harga sewa atau harga beli, tetapi operasional lainnya juga.

Yuk, kita simak daftar biaya pengeluarannya!

Daftar Biaya Tinggal di Apartemen yang Perlu Diperhatikan

Biaya tinggal di apartemen

Harga apartemen bervariasi tergantung dengan fasilitas dan letaknya. Biaya sewa pun berbeda dengan biaya jika kamu membelinya. Selain itu, masih banyak pengeluaran lain yang harus dibayar saat tinggal di bangunan vertikal ini.

Jadi, nggak heran kalau banyak yang mengatakan tinggal di gedung tersebut cukup mahal dibandingkan dengan membeli atau sewa rumah. Ada beberapa daftar biaya tinggal di apartemen yang harus dilakukan setiap bulannya.

Biasanya, ketentuan dibuat oleh Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS). Berikut daftarnya:

1. Maintenance Fee

Agar tempat tinggal selalu terasa aman dan nyaman, kamu perlu membayar iuran bulanan untuk perawatan gedung, taman, lift, kebersihan, ataupun biaya keamanan.

Biaya yang dikeluarkan biasanya kurang lebih Rp10.000,00  hingga Rp100.000,00 per bulan tergantung kebijakan yang berlaku. Ini adalah biaya tinggal di apartemen yang cukup lurah diketahui.

2. Pembayaran Listrik dan Air

Seperti tempat tinggal pada umumnya, tinggal di gedung vertikal ini juga perlu membayar iuran listrik dan air. Besar biaya yang harus dikeluarkan tergantung penggunaannya. 

Perkiraan biaya listrik perbulan yang perlu di bayar saat tinggal di sana ialah 500 ribu hingga 1 juta rupiah karena adanya penggunaan AC dan barang elektronik lainnya yang membutuhkan tegangan tinggi.

Sementara itu, biaya air sekitar 100 ribu hingga 350 ribu rupiah atau lebih setiap bulannya. Ini adalah biaya tinggal di apartemen yang wajib untuk diperhatikan.

3. Biaya untuk Wi-fi

Adanya wi-fi juga menjadi salah satu kebutuhan bagi kebanyakan orang. Untuk tinggal di gedung yang tinggi, kita memerlukan koneksi internet yang bagus dan lancar.

Nahwi-fi menjadi salah satu solusi terbaik saat tinggal di apartemen. Perkiraan pemasangan internet dan iuran per bulannya ialah Rp300.000,00 hingga Rp500.000,00 saja.

4. Sinking Fund

Berbeda dengan biaya maintenance sebagai biaya pemeliharaan fasilitas umum, sinking fund merupakan iuran yang dibayar setiap bulan untuk perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan ringan.

Pada umumnya, biaya yang harus dikeluarkan tiap bulan ialah 100 hingga 300 ribu rupiah tergantung kebijakan masing-masing pengelola bangunan.

5. Parkir

Beberapa kebijakan apartemen mungkin membebaskan iuran parkir, tetapi ada juga yang memberlakukan iuran parkir setiap bulannya.

Untuk kendaraan roda dua, penghuni biasanya diharuskan membayar Rp100.000,00 sampai Rp200.000,00 tiap bulan.

Sedangkan penghuni yang memiliki mobil akan dikenai tagihan sebesar 200 hingga 350 ribu. Namun tidak ada salahnya kamu cek lebih dulu apakah biaya parkir ini berlaku atau tidak.

6. Laundry

Jika hunian tidak begitu luas, memiliki mesin cuci pasti sangat tidak memungkinkan. Untuk itu, kamu tentu akan mengeluarkan biaya fasilitas laundry bulanan. Biasanya, tarif laundry dihitung per kilo, yaitu Rp6.000 hingga 10.000 per kilonya.

7. Dekorasi Ruangan

Untuk memperoleh tempat tinggal yang nyaman, kamu juga butuh dana dekorasi ruangan, seperti kamar dengan berbagai perabotan, dapur dengan kitchen set, warna cat dinding favorit, wallpaper pilihan, dan lain sebagainya.

Hal itu juga perlu dikomunikasikan ke pemilik gedung. Jadi, kamu tentu butuh biaya tambahan di luar biaya sewa apartemen itu sendiri. Namun perlu diketahui bahwa ini tidak termasuk dalam hitungan biaya bulanan tinggal di apartemen.

8. Memperpanjang Hak Guna Bangunan

Perpanjangan Hak Guna Bangunan atau HGB juga sering kali terlupakan oleh calon penghuni. Pasalnya, setiap gedung memiliki masa kedaluwarsa kepemilikan sekitar 25 hingga 30 tahun.

Oleh karena itu, penghuni perlu membayar biaya perpanjangan hak guna tersebut. Biasanya, penghuni wajib membayar perpanjangan HGB dua tahun sebelum habis masa berlaku. 

Untuk besar biaya perpanjangannya tergantung dengan luas lahan dan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).  Namun, penghuni biasanya akan dikenakan tagihan sebesar lima persen dari luas lahan x NJOP.

9. Cicilan Biaya Apartemen

Biaya tinggal di apartemen yang satu ini tidak boleh kelewatan. Membeli atau menyewa sebuah unit secara kredit tentu memengaruhi pengeluaran setiap bulannya.

Jumlah yang harus dicicil memang tergantung dari kesanggupan penghuni, tetapi pengembang biasanya meminta besar cicilan sebesar 30% dari total pendapatan bulanan.

Simulasi Biaya Bulanan Tinggal di Apartemen

Simulasi Biaya Bulanan Tinggal di Apartemen

Di atas tadi adalah biaya tinggal di apartemen yang menjadi pengeluaran bulanan. Untuk memudahkan penghitungannya, berikut kami sajikan rincian biaya tersebut dalam benbuk tabel:

JenisBiaya BulananKeterangan
Maintenance FeeRp10.000 – Rp100.000Tergantung kebijakan pengelola
Biaya ListrikRp500.000 – Rp 1.000.000Lumayan mahal karena adanya AC & Elektronik
Biaya AirRp100.000 – Rp350.000Sesuai kebutuhan
WiFiRp300.000 – Rp500.000Sesuai kebutuhan
Sinking FundRp100.000 – Rp300.000Tergantung kebijakan pengelola
ParkirRp200.000 – Rp350.000Ada yang gratis, sesuai kebijakan pengelola
LaundryRp50.000Perkiraan biaya untuk 4 kilo pakaian
Cicilan ApartemenSekitar 30% dari pemasukan bulananBerlaku untuk pembeli / penyewa dengan sistem kredit
Total Biaya TerendahRp1.300.000 + 30% penghasilanHitungan hanya bersifat perkiraan
Total Biaya TertinggiRp2.650.000 + 30% penghasilanHitungan hanya bersifat perkiraan

Nah, sudah tahu beberapa daftar biaya tinggal di apartemen? Daftar di atas tentu belum lengkap karena kebutuhan setiap orang berbeda-beda. Akan tetapi, kamu setidaknya bisa tahu sedikit gambarannya. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *